Black Walker
Share:

Black Walker

READING AGE 18+

Rabbitra Paranormal

0 read

Sebuah pintu terbuka, menampilkan sesosok lelaki berbalut jubah hitam panjang baru saja memasuki ruangan bernuansa istana yang sudah tak terurus itu. Ranting pohon tua bertebaran di lantai, pun sosok berjubah hitam itu menatap lurus ke depan, di hadapannya sudah ada enam sosok lainnya yang juga mengenakan jubah hitam persis seperti dirinya, bedanya mereka dilengkapi dengan topeng putih dilapisi emas pada bagian atasnya yang menutupi wajah mereka. Tepat ketika ia melangkahkan kaki ke arah mereka, ke-enam sosok tersebut pun membalikkan badan. Lelaki tersebut tetap melanjutkan langkahnya, memposisikan diri di tengah-tengah mereka. Ia melirik ke arah sosok yang berada di kanan dan kirinya sebelum akhirnya ia mengenakan topeng yang sama, entah sejak kapan topeng putih itu berada di tangan kanannya.

"Kau… yang selanjutnya… Darel…"
"Kau… yang selanjutnya… Darel…"

Suara itu mulai menggema. Lelaki yang baru saja mengenakan topeng itu ternyata Darel. Pun ia memandang ke sekelilingnya. Tak ada siapa pun selain ia dan enam sosok yang bersamanya di sana. Namun suara itu terus menggema dan terdengar semakin keras, anehnya seperti hanya Darel yang dapat mendengarnya, terbukti dengan sosok yang lainnya yang tetap berdiri tenang seakan tak mendengar apa pun. Sementara Darel, ia menutup telinganya dengan kedua tangan. Sebab suara itu benar-benar terdengar semakin memekikkan telinga, kepala Darel terasa berat. Segala sesuatu yang dilihatnya seolah memutar, Darel mulai oleng.

BRAAKKK!

NGIINNGGGGGGG

Pada akhirnya Darel jatuh terkapar di atas lantai dengan telinga yang berdengung, membuatnya semakin menutup telinga dengan kencang.

"Kau… yang selanjutnya… Darel…"

Unfold

Tags: darkno-coupleseriousmysterymagical worldfriendshipsupernaturaltorturedbrothersfriends
Latest Updated
Epilog

Sebuah labirin yang luas, dengan ujung yang berada entah dimana. Deon, Brian, Aksa, Arvin, Mirza, Nevan, dan juga Darel, mereka terjebak di sana.

"Aaaa!!!"

"Kak Brian kau dimana?!!"

"Aksa?!!"

"Darel, aku di sini!!"

"Nevan?!!"

"Mirza, bisakah aku menemukanmu?!"

Comment

    Navigate with selected cookies

    Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.

    If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.