Di Atap Yang Sama
READING AGE 18+
Ia datang hanya untuk menumpang.
Namun pulang dengan hati yang tak lagi utuh.
Kinara terbiasa menjadi pilihan terakhir. Hidup mengajarkannya untuk tidak berharap, tidak meminta, dan tidak mengganggu. Ketika ia terpaksa tinggal di rumah Samudra Wiratama demi mengejar pekerjaan, ia tahu—kehadirannya tidak diinginkan.
Samudra adalah pria yang tidak suka terikat. Segalanya harus rapi, bersih, dan terkendali. Termasuk perasaan.
Namun Kinara hadir membawa kekacauan yang pelan-pelan mengusik ketenangannya.
Ia marah.
Ia kesal.
Namun ia juga mulai peduli.
Dari mengkritik hal sepele, Samudra justru menjadi orang pertama yang memastikan Kinara siap menghadapi dunia—interview, psikotes, bahkan luka batinnya sendiri.
Sampai saat itu datang.
Sampai Kinara harus tersenyum di hadapan mantan yang memilih sahabatnya.
Dan Samudra berdiri di sisinya… bukan sebagai penonton, tapi sebagai seseorang yang ingin melindungi.
Pura-pura menjadi kekasih hanyalah alasan.
Karena di bawah atap yang sama, rasa itu tumbuh tanpa izin.
Namun tidak semua perempuan berani berharap.
Dan tidak semua pria siap mengakui.
Satu rumah.
Satu kepura-puraan.
Dan satu perasaan yang perlahan menuntut untuk dipilih.
Unfold
Samudra menatap punggungnya yang penuh dengan bekas cakaran tangan Kinara. Walau terasa sedikit perih saat mandi, tapi hatinya terasa puas. Sebagai pengantin baru, malam pertama mereka berjalan dengan baik di siang bolong di rumah kediaman milik Samudra.
Kemarin, sepasang suami istri baru itu baru saja melaksanakan akad nikah……
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Waiting for the first comment……