No Title
Share:

No Title

READING AGE 16+

No Name Fantasy

708 reads

[WARNING! Rate 16+ : mengandung konten kekerasan pada beberapa dan suasana negatif mulai dari bab belasan! Harap selalu berpikir positif saat membaca novel ini! Bijaklah menjadi pembaca! Ini bukan novel yang menceritakan kisah pahlawan!]

Venus Samudera, lima belas tahun, seorang cewek remaja yang didorong masuk ke Bumi Kedua oleh ayah angkatnya, Bima.
Ia ternyata seorang volt; sebutan bagi para pengendali Bakat di Bumi Kedua.

Sempat merasa senang selama kurang dari dua jam, ia harus menerima kenyataan bahwa ia adalah seorang Bizura; volt ber-Bakat Rahasia. Bakat itu sangat langka, dan ia dianggap berbahaya… mengapa?

Namun, tidak berhenti sampai di situ, kenyataan lain menjatuhkan angan-angan Venus tentang indahnya tinggal di dimensi Bumi yang lain.

Seorang Dewa Kebencian mengklaim Venus sebagai keturunannya, membuat seluruh negeri menjadi geger.
Maka, pemimpin negeri—disetujui oleh hampir semua pihak termasuk para rakyatnya—Venus dijatuhi hukuman mati.
Akankah ia bisa keluar hidup-hidup dari hukuman itu?
Jika pun bisa, akankah hidupnya lantas menjadi aman, atau semakin tak beraturan?

Kebenaran tentang orang tua kandung Venus pun tak luput menambah masalah anak itu.
Venus—menjadi dewasa sebelum waktunya—harus menemui takdir yang mengharuskan dirinya bertatap muka dengan Kematian.

Jika ia diam saja, maka berakhirlah hidupnya.
Jika ia melawan, maka jurang Kegelapan akan senantiasa menyambut kedatangannya.
Apa yang harus ia pilih? Kematian atau Kegelapan?

Satu hal yang Venus sadari: menjadi volt tak akan mengubah seseorang menjadi lebih menawan. Pahlawan … itu cuma angan-angan yang terlalu dipaksakan.

Unfold

Tags: darkbxgevildemonmultiverseanother worldsupernaturalspecial abilitymultiple personalityWriting Academy
Latest Updated
Lahir

Napas Venus tersentak keluar. Ia membuka mata kaget, segera setelahnya berkedip-kedip saat cahaya membutakannya.


Venus menghela tubuhnya, tetapi langsung terhempas kembali. Erangan tersiksa keluar dari bibirnya.


Kepala Venus serasa akan pecah; perutnya mual luar biasa. Cairan pahit berkali-kali naik ke tenggorok……

Comment

    Navigate with selected cookies

    Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.

    If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.