JODOHKU SAHABATKU
Share:

JODOHKU SAHABATKU

READING AGE 18+

Nunu Lisatan Romance

0 read

"Will you marry me?"Apa yang kamu rasakan jika dilamar oleh kekasih di depan banyak orang? Senang? Apa kamu akan berteriak kegirangan?Bian hanya diam membisu saat melihat kekasihnya berdiri di atas panggung dan melamarnya di sana. Bagaimana tidak? Dia seorang lelaki dan dia dilamar oleh kekasihnya, Tania, di depan banyak orang! Bahagia? Sudah pasti! Diterima? Sure! Bian mencintai Tania, dia hanya kalah cepat bertindak hingga dia lebih dulu dilamar.Tania memang nekad melamar kekasihnya lebih dulu, tetapi dia sudah tidak sabar ingin menikah. Apalagi saat melihat sahabatnya hidup bahagia setelah menjadi seorang istri dan ibu. Jika Bian masih ragu, maka biarkan dia yang bertindak lebih dulu. "Yan, diterima, dong. Capek nih jongkok kelamaan," keluh Tania sambil mengulurkan sebuah cincin. Bian mengangguk dan mengambil cincin dari tangan Tania. "Loh, kok, cincin cewek?""Iya, memang cincin aku, nanti kamu ganti sama yang baru, ya. Pasangin ke jari aku, Yan." Tania bangkit dan mengulurkan tangan kirinya, meminta Bian menyematkan cincin itu di jari manisnya. Gelak tawa tamu undangan terdengar riuh, semua menertawakan kelakuan absurd pasangan muda itu. Bian memasang cincin itu di jari manis Tania, dan sebulan berikutnya dia ganti dengan cincin yang baru. Kali ini dia melamar Tania di depan kedua orang tua dan keluarga besarnya.Bagaimana kehidupan rumah tangga sepasang anak manusia yang baru saja memasuki usia kedewasaan itu? Akankah semulus wajah Ayu Ting-Ting? Mampukah Bian menjadi nakhoda tangguh, yang berhasil membawa bahteranya melewati badai? Apakah Tania akan menyesali perbuatan nekadnya suatu hari nanti?

Unfold

Tags: HElove after marriagegoodgirldramabxgcityhighschoolaffair
Latest Updated
Insiden Berdarah

Bian cemberut, bibirnya benar-benar maju lima centimeter. Dia menatap tajam istrinya yang sedang berlenggak-lenggok di depan cermin memakai bikini merah.

"Bagus nggak, Yan?" Tania mengibaskan rambutnya seperti model iklan shampo.

"Jelek! Ganti, jangan pake yang itu!" Bian mendorong Tania ke arah dalam kamar mandi.

Comment

    Navigate with selected cookies

    Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.

    If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.