Mati Rasa Itu NyataAngelina mencintai Vincent Firmansyah dengan sepenuh hati. Namun, kegemaran Vincent menghabiskan malam di clu
READING AGE 18+
Mati Rasa Itu NyataAngelina mencintai Vincent Firmansyah dengan sepenuh hati. Namun, kegemaran Vincent menghabiskan malam di club dan kebiasaannya saat mabuk sering membuat Angelina terluka. Berkali-kali Angelina menjadi sasaran amarah dan sikap Vincent yang tak terkendali, bahkan ketika ia sangat membutuhkan Vincent, kepedulian itu seolah tidak pernah ada.Angelina terus bertahan karena cintanya terlalu besar untuk ditinggalkan.Sampai akhirnya, luka yang datang berkali-kali membuat hatinya lelah.Angelina tidak lagi marah. Tidak lagi menangis. Bahkan tidak lagi berharap.Ketika Vincent akhirnya sadar dan mulai berubah, ia justru menghadapi sesuatu yang lebih menyakitkan—hati Angelina sudah terlanjur mati rasa.
Unfold
Vincent masih berdiri di tempatnya.
Ponsel berada erat di tangannya.
Tatapannya tidak lagi tertuju pada layar, melainkan kepada Angelina yang berdiri beberapa langkah di depannya.
Angelina mengusap sisa air mata di pipinya.
"Kenapa kamu lihat aku seperti itu?"
Vincent tidak menjawa……
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Waiting for the first comment……