Hukum Sang Mafia dan Rahasia Gadis Bercadar
READING AGE 18+
Satu hukum yang berlaku di dunia Maksimov Volkov: Apa yang ia lihat, itu yang ia miliki.Sarah, seorang gadis biasa asal Indonesia, tidak pernah menyangka liburan keluarganya ke pemandangan indah Cappadocia akan berubah menjadi pintu menuju neraka. Di lorong-lorong gelap kota bawah tanah Turki, ia tidak sengaja menyaksikan eksekusi berdarah yang dilakukan oleh Maksimov Volkov, pewaris takhta mafia paling ditakuti di Rusia.Seharusnya Sarah mati malam itu. Namun, di balik kain cadar yang menutupi wajahnya, sepasang mata cokelat yang tenang milik Sarah justru menyulut sesuatu yang asing di dalam jiwa Maksimov yang dingin.Bukannya menarik pelatuk, Maksimov justru menarik Sarah keluar dari hidupnya yang damai.Dipaksa meninggalkan keluarganya dan diseret ke Moscow yang beku, Sarah kini terjebak dalam sangkar emas seorang pria yang tak mengenal kata ampun. Di bawah Hukum Sang Mafia, Sarah bukan lagi seorang mahasiswi—ia adalah "milik" Maksimov.Di antara desing peluru, pengkhianatan antar-klan Bratva, dan hawa dingin Rusia yang menusuk tulang, Sarah harus berjuang mempertahankan imannya dan cadarnya. Sementara Maksimov, sang iblis yang tak pernah mencintai, kini terobsesi untuk meruntuhkan dinding keteguhan yang Sarah bangun di balik kain hitamnya.
Unfold
Udara di perbatasan Rusia dan Kazakhstan adalah kutukan. Angin badai membawa butiran es yang menghantam helikopter dengan beringas, namun di ambang pintu pesawat, Sarah berdiri dengan ketenangan yang tidak wajar.
Ia dibalut pakaian taktis yang melekat erat di tubuhnya, namun di luarnya, ia tetap mengenakan abaya hitam longgar dan ……
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Waiting for the first comment……