Help The CEO!
Share:

Help The CEO!

READING AGE 18+

kak.ofa Romance

0 read

Dia tidak pernah menyadari jika kepergiannya adalah sesuatu yang memang diinginkan oleh saudara tiri dan para pengkhianat yang mengikutinya. Terdampar di sebuah kampung terpencil akibat dari bencana longsor yang menimpanya saat melakukan kunjungan kemanusiaan, membuat kabar kematian Reygan tersebar begitu cepat ke seluruh Indonesia.
Beberapa pihak bersorak karena ketiadaannya, beberapa pihak lagi panik bahkan bersedih seakan tak mampu melanjutkan hidupnya.

Sementara itu, Reygan sendiri yang berada dalam keadaan hidup dan mati sedang berusaha bertahan. Bukan karena sesuatu yang mengancam nyawanya. Namun sesuatu yang mengancam harga dirinya di hadapan seorang gadis cantik yang sangat jutek (menurut Reygan) dan bergelar sebagai dokter umum.

“Kau tidak tau, aku ini Reygan Dirgantara. Seorang pengusaha yang memiliki pabrik pembuatan kendaraan bahkan pesawat terbang sekalipun. Aku ini orang kaya raya, jadi sekarang aku mohon tolong aku keluar dari tempat mengerikan ini.” ~ Reygan Dirgantara

“Saya memang tidak tau dan tidak mau tau. Sudah jam tujuh pagi, waktunya klinik untuk buka kembali. Cepat Anda bereskan dan sapu lantai ini. Saya juga akan segera bersiap karena warga yang berobat akan semakin banyak.” ~ Wulandari

Ini bukan kisah mengenai seekor angsa yang bertemu dengan pangeran tampan. Ataupun kisah gadis miskin yang bertemu pria kaya.

Hanya sebuah kisah aneh tentang pria yang merasa tak membutuhkan orang lain namun justru ia mendapat bully-an dari seorang gadis desa yang membuat pria itu merasa kehilangan harga dirinya.

Unfold

Tags: arrogantgoodgirlCEOdoctordramabxgsmall townfirst lovelove at the first sight
Latest Updated
92. Wawancara Formalitas

Hari yang ditentukan untuk melakukan tes wawancara pun tiba. Ini kali pertama bagi Wulan melakukannya, karena sebelum ini Wulan belum pernah untuk mendaftar pekerjaan secara resmi seperti ini. Pekerjaan yang sebelumnya memang dia juga mendaftar dan ada wawancara. Tapi tidak semendebarkan ini, karena saat itu, tidak ada saingan lain yang melaw……

Comment

    Navigate with selected cookies

    Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.

    If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.