Jatuh ke Pelukan Dosen Killer
READING AGE 18+
Malam itu, Anna salah kamar. Dan itu merubah semua hidupnya. Dalam sebuah acara dari kampusnya, seseorang membohonginya dan mencekokinya dengan minuman yang memabukkan, tidak hanya itu di dalamnya sudah di campur obat perangsang. Anna salah masuk kamar, dimana kamar itu adalah milik Diaz. Malam itu, hubungan yang tidak seharusnya terjadi. Desahan nikmat dan pergumulan panas tidak bisa terelakkan. Setelah pagi, Anna tersadar dan dia meninggalkan kamar itu dengan perasaan tidak karuan. Berharap dia tidak akan pernah bertemu lagi dengan lelaki yang tidur dengannya malam itu.Namun, siapa sangka, takdir justru kembali mempertemukan mereka. Lelaki itu ternyata dosen baru di kampusnya, pengganti dosen yang pensiun. Ternyata sejak awal Diaz sudah mengenalnya, karena tanpa sengaja malam itu badge milik Anna ketinggalan di kamar hotel. Saat Diaz memanggilnya ke ruangan dan mengungkit kejadian malam itu, Anna lari dan mengatakan semua diluar kendali.Tapi, beberapa minggu kemudian, Anna justru sengaja menemui Diaz dengan membawa hasil tespack. Ternyata dia hamil, hubungan malam itu telah meninggalkan benih di rahimnya.Anna ingin menggugurkannya, tapi Diaz melarangnya. Dan dia ingin bertanggung jawab dengan menikahi Anna. Tapi, Anna mengajukan syarat kalau pernikahan mereka harus di rahasiakan.
Unfold
"Mana Anna?"
Suara Bu Diana yang pagi-pagi sudah datang ke rumah anak dan menantunya ini.
Saat dapat kabar dari Diaz kalau mereka tidak bisa pulang ke rumah utama karena Anna agak lesu, Bu Diana langsung datang ke rumah mereka.
"Di kamar, Ma," jawab Diaz.
"Kenapa gak bawa ke dokter?"
"Anna lemas karena tadi munt……
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Waiting for the first comment……