Dibuang Suami Dilamar CEO
READING AGE 18+
Dulunya Sembagi dianggap sebagai wanita yang hampir sempurna baik di mata pria maupun wanita. Bagaimana tidak? Di usianya yang masih muda dia memiliki karier yang mapan, sukses dan berhasil mendapat posisi jauh lebih baik dibandingkan rata-rata orang di umur yang sama dengannya. Dia menikah dengan pemuda tampan dan mapan bernama Turangga yang baru satu tahun dikenalnya.
Namun, semua berubah ketika di tahun kelima pernikahan Sembagi masih belum juga memiliki anak dan dianggap mandul, bahkan mertuanya menganggap dia tidak pantas mendampingi Turangga. Sebenarnya Sembagi sudah tidak tahan berumah tangga dengan Turangga dan hidup berdampingan dengan keluarga Turangga yang toxic. Namun ada hal yang mesti dipecahkan di balik kematian ayahnya yang sangat mendadak dan tiba-tiba. Sembagi yakin Turangga ada kaitannya dengan hal itu.
Saat sudah berhasil mengumpulkan bukti-bukti kejahatan serta perselingkuhan Turangga, Sembagi mengalami kecelakaan tepat di depan rumahnya hingga mengalami koma. Beberapa minggu kemudian dia sadar dalam kondisi amnesia. Tak hanya itu saja kemalangan yang menimpa Sembagi. Beberapa waktu kemudian dia merasa ada sesuatu yang janggal di jiwanya.
Di sisi lain ada Jenggala adalah seorang anak pemilik perusahaan besar yang merupakan teman dekat kuliah Sembagi ketika kuliah di Duke University. Dia menyimpan perasaan yang begitu besar pada Sembagi tapi tidak berani mengungkapkan perasaannya itu. Dia memilih tinggal di California ketika mendengar kabar pernikahan Sembagi. Kini ia memutuskan untuk menjadi CEO perusahaan ayahnya demi membantu Sembagi saat tahu hidup Sembagi sedang tidak baik-baik saja. Dia juga berjanji akan membuat sang pujaan hati kembali ke pelukannya.
~~~
^vee^
Unfold
Dalam perjalanan kembali dari pusat lembaga pemasyarakatan Jenggala memikirkan kembali percakapan antara dirinya dengan narapidana bernama Jayadi yang ditemuinya beberapa saat yang lalu. Dia merasa terganggu dengan pernyataan Jayadi yang mengarah seolah bukan pria itu yang selama ini melakukan pembakaran pabrik, tetapi pria itu seperti sedang……
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Waiting for the first comment……