My Perfect Slave
Share:

My Perfect Slave

READING AGE 18+

Bunny Rubby Romance

0 read

TERDAPAT KONTEN 21+

"Balas dendam adalah cara terbaik untuk bertahan dari kejamnya dunia" - Aldrich Pauley.

Setelah kejadian naas yang merenggut nyawa kedua orangtua dan adiknya membuat seorang Aldrich Pauley percaya bahwa balas dendam adalah suatu kewajiban dan satu-satunya cara membuat dirinya bahagia.

"Tak apa kau permainkan aku seperti ini, karena aku menikmati semuanya. Namun kini aku mulai muak dan lihatlah siapa yang akan mencariku lebih dulu," - Misha Sasongko.

Misha Sasongko adalah gadis manis berumur 18 tahun yang memiliki mata kecoklatan yang indah. Tak seperti cahaya matanya yang indah, Ia memiliki masa lalu yang begitu kelam dan rumit. Belum selesai dengan permasalahan tentang rumor dan kebenarannya sebagai anak angkat, Ia harus menghadapi kenyataan bahwa dirinya harus menikahi seseorang pria penggila seks yang Ia benci demi menebus hutang-hutang Ayahnya.

Disaat pernikahannya hanya sebatas pemuas n***u b***t bagi Aldrich, sebuah benih cinta mulai tumbuh dalam rahim Misha. Kini Ia harus bertahan dari kerasnya kehidupan demi memperjuangkan secercah kehidupan kecil dalam rahimnya.

Dapatkah Misha lari dari semua siksaan dunia ini? Ataukah Ia akan terjerat nikmatnya n***u dunia dan terperangkap ke dalamnya untuk selamanya?
..........
KONTEN 21+
(TEKAN LOVE AJA DULU, SIAPA TAU JODOH, eh COCOK :))
Akan ada tulisan peringatan pada part yang mengandung konten dewasa, untuk pembaca dibawah umur dapat melompati part tersebut (jalan cerita tidak terpengaruh dari part tersebut)

Haii gaiss, silakan klik tombol love jika menyukai cerita ini yaa. Cerita akan diusahakan upload setiap hari yaa, mohon dukungannya. Terimakasih semuanyaa - XOXO

Unfold

Tags: sexlove after marriagepregnantarranged marriagebadboyindependentdramabxgcoming of agepassionate
Latest Updated
Desire

    Setelah mengalami penolakan dari Misha, Aldrich untuk memacu mobilnya menuju tempat milik temannya, Niko. Rengga yang mengetahui arah tujuan Aldrich dengan cepat meminta Aldrich menurunkannya di halte terdekat dengan alasan Kakaknya akan menjenguknya malam ini dan Ia ingin segera pulang. Rengga tidak ingin dirinya terjera……

Comment

    Navigate with selected cookies

    Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.

    If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.