Ketika Sayang Terasa Menyakitkan

Rumah yang tak Selalu Hangat 777 words 2026-04-10 15:02:26

loading...

loading...

Author's notification:

Cerita ini lahir dari potongan realita yang mungkin sering kita abaikan. Tentang seorang anak yang tumbuh tanpa benar-benar merasakan hangatnya masa kecil, tentang kata “sayang” yang terkadang disampaikan dengan cara yang justru melukai.Sasa adalah gambaran dari banyak anak di luar sana—anak-anak yang belajar menjadi kuat terlalu dini, yang memahami arti tanggung jawab sebelum sempat mengenal kebebasan. Ia tidak pernah menolak, tidak pernah melawan, karena ia percaya bahwa menjadi anak baik adalah satu-satunya cara untuk dicintai.Namun melalui cerita ini, penulis ingin mengajak pembaca untuk berhenti sejenak dan bertanya: apakah benar kasih sayang harus terasa sakit? Apakah benar luka bisa dibenarkan atas nama cinta?Tidak semua luka terlihat. Tidak semua tangis terdengar. Dan tidak semua anak punya keberanian untuk mengungkapkan apa yang mereka rasakan.Semoga cerita Sasa bisa menjadi pengingat—bahwa kasih sayang seharusnya memeluk, bukan memukul.

Previous Next
You can use your left and right arrow keys to move to last or next episode.
Leave a comment Comment

    Please to leave a comment.

    Leave a comment
    0/300
    • Add
    • Table of contents
    • Display options
    • Previous
    • Next

    Navigate with selected cookies

    Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.

    If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.