Araaa_97
Reads
Sarah Holswey gadis berusia 23 tahun yang nasibnya begitu malang sekali. Dijual oleh kakak iparnya di klub malam. Sarah tidak mempunyai harapan untuk hidup kembali setelah nanti tubuhnya dibeli oleh entah siapapun lelaki itu yang membelinya. Namun keberuntungan masih berada di pihak Sarah. Dirinya dibeli oleh Javier Horrison, lelaki tampan yang kaya raya berusia 32 tahun. Menyuruh Sarah memanggil lelaki itu dengan sebutan Daddy. Awalnya Sarah mengira kalau lelaki itu hanya akan menjadinya wanita pemuas hasrat lelaki itu sampai bosan. Namun kembali semua pikiran Sarah salah. Javier menikahi Sarah secara sah! Dan bukan seorang istri pajangan. Lelaki itu ingin memiliki anak dari Sarah dalam pernikahan yang sah. Karena dia tidak mau anak yang terlahir dari luar pernikahan. *** “Menjadi istriku tidaklah buruk Sarah. Kau memberikanku anak. Maka aku memberikan kemewahan untuk dirimu.” Sarah tidak bisa menolak. Walaupun tidak diberikan kemewahan. Lelaki itu sudah membelinya seharga 5 juta dollar di klub malam. Jadi, dirinya hanya bisa mematuhi semua yang diinginkan oleh Javier.
Updated at
Reads
“Papa mau menikah lagi.” Ucapan yang baru saja dilontarkan oleh pria berumur 44 tahun—namun masih terlihat tampan dan perkasa di usianya yang menginjak 44 tahun. Tora Suseno—pria yang sudah menikah memiliki satu orang anak berusia 22 tahun dan istrinya yang terkena penyakit kanker stadium akhir di usia 46 tahun. “Pa! Papa bercanda?” tanya Rafandi Suseno, tidak menyangka kalau ayahnya akan menikah lagi, disaat ibunya masih hidup dan makan bersama dengan mereka sekarang. Mata Rafan menatap pada ibunya, lalu ibunya menggeleng pelan. “Kamu mau menikah dengan siapa Mas?” tanya Murni dengan lembut. Terima kalau suaminya menikah lagi asalkan wanita itu memanng baik. “Dengan gadis pilihan Mama. Orang tuaku dan kakek nenek wanita itu saling mengenal. Jadi, ini adalah pilihan orang tuaku.” Jawab Tora, diangguki oleh Murni dengan senyuman manisnya. *** Pernikahan yang sempat ditentang oleh Rafan, memang sudah benar dia terus menentang pernikahan itu. Karena yang menjadi ibu tirinya adalah … kekasihnya sendiri. Pacarnya yang sudah menjalin hubungan dengannya selama setahun ini. “Rafan! Aku minta maaf, aku terpaksa pernikahan ini.” – Kirana Larasati, yang memohon maaf pada kekasih yang dicintainya. Kini Kirana menjadi istri kedua dari ayah pacarnya sendiri. Harus hidup serumah juga dengan Rafan dan ibu pria itu yang dia tahu wanita yang sangat baik dan anggun.
Updated at
Reads
Febianti Azianti Livian, tidak menyangka dirinya akan bertemu dengan pria asing yang mengaku sebagai suaminya. . Dari sudut mananya ia sudah memiliki suami? . Dia masih 20 tahun. . Masih muda. . Dan pastinya belum menikah. . Dan, pria asing berwajah tampan itu mengaku sebagai suaminya. . "Tuan Kellan Azzandra, jangan mengaku-ngaku sebagai suamiku!" . "Aku tidak mengaku-ngaku. Kau memang istriku, Nona!"
Updated at
Reads
Vania Arshan gadis berusia 20 tahun yang begitu beruntung memiliki teman yang begitu baik padanya. Disaat Vania susah. Jelita membawa Vania untuk tinggal di rumah gadis itu bersama dengan Papa gadis itu. Dan awalnya Vania hanya sementara tinggal di rumah tersebut namun … Jevan Garvino—ayah Jelita, yang berusia 45 tahun menyuruh Vania untuk menetap tinggal di rumah besar itu. Dan Vania tidak bisa menolak hal tersebut sampai Jevan menganggapnya anak. Vania tidak pernah menduga juga. Kalau hasrat liarnya akan muncul setiap kali Jevan berada di dekatnya dan selalu memperhatikan Jevan diam-diam dan ingin dimiliki, disentuh, dan dimasuki oleh lelaki itu. Sehingga Vania mulai mencoba menggoda ayah temannya itu, dengan memakai pakaian seksi dan juga melembutkan suaranya dengan mendayu seakan dia ingin disentuh dalam detik ini juga oleh Jevan. Jevan yang sadar kalau Vania mencoba menggoda dirinya ia menyeringai. Dan mengikuti permainan gadis kecil itu. Dan sampai kapan Vania akan terus mencoba menggodanya. *** “Papa, kau ingin makan?” “Ya, kau bisa siapkan hidangannya.” “Ahh… bagaimana kalau aku yang dihidangkan. Daddy bisa memakanku sepuasmu,”
Updated at
Reads
Zenia Agatha wanita berusia 29 tahun yang baru saja melepaskan kepergian suaminya untuk selama-lamanya. Carlo Ancelotti, lelaki berusia 70 tahun itu meninggal karena serangan jantung dan baru menikah dengan Zenia setahun yang lalu. Karena hutang orang tua Zenia yang begitu menumpuk pada Carlo membuat Zenia terpaksa menikah dengannya. Selama setahun menikah dengan Carlo. Zenia tidak pernah melakukan hubungan intim dengan kata lain Zenia masih perawan sampai saat ini. Namun ternyata hidup Zenia semakin rumit dengan kehadiran, anak tirinya, Matteo Ancelotti, Putra dari mendiang Carlo yang hadir dalam hidupnya dan menuntut Zenia untuk tidak mengharapkan warisan dari Carlo. Namun ternyata bukan hanya warisan yang dituntut oleh lelaki itu; “Kau begitu cantik Zenia, bagaimana kalau kau menjadi pemuas hasrat di ranjangku saja, aku yakin, kau akan ketagihan dan kau tetap hidup mewah dan tidak menjadi gelandangan setelah semua harta ayahku jatuh ke tanganku.” Tutur lelaki berusia 34 tahun itu dengan seringai sinisnya. “Aku tidak akan pernah sudi untuk menjadi—AH! APA YANG KAU LAKUKAN?!” Zenia terkejut ketika Matteo mengukung tubuhnya. “Membuat kau merasa puas dibawahku, sayang.”
Updated at
Reads
Farah Gemini, gadis 21 tahun itu menatap lemas tagihan spaylater, spinjam, dan juga pinjaman online lainnya di ponselnya yang terus menerornya, karena hutangnya mencapai 350 juta. Bukan tanpa alasan Farah memiliki hutang sebanyak itu saat usianya baru 21 tahun. Farah anak yatim dan tidak memiliki Bapak. Dia hanya memiliki Ibu dan dua adik. Yang harus dicukupi kebutuhannya. Farah hanya kerja di kafe setelah pulang dari Kampus, dan penghasilannya di Kafe tidak akan cukup. Untuk dikirimkan pada Ibunya. Walau Farah di kota tidak nge-kost, ia tinggal tinggal bersama Tantenya— Rami dan juga suami Tante Rami, Om Maven Leonard. Tapi— biaya hidup di sini dan juga mengirim uang ke kampung juga membutuhkan uang banyak. Dan karena hutang-hutangnya dan kebutuhan hidup di sini juga mengirim uang ke Kampung agar lancar, Farah mulai terjebak… *** “Saya akan membayar semua hutang-hutang kamu Farah, tapi dengan satu syarat,” “Apa syaratnya Om?” tanya Farah menatap berbinar Om Maven, ketika Farah meminta bantuan pinjaman uang pada lelaki berusia 32 tahun tersebut. “Jadi pemuas hasrat saya atau kata lainnya, kamu menjadi simpanan saya.” Tubuh Farah menegang mendengarnya, lalu dia menggeleng pelan- “Pikirkan Farah, hutangmu banyak, kebutuhanmu dan kirim ke kampung juga banyak. Saya akan membiayai semuanya. Cukup menjadi pemuas hasrat saya dan semuanya clear baby!” Seringai Maven menjilat bibir, dan menatap tubuh menggoda Farah.
Updated at
Reads
“Mama mau menikah lagi.” Ucapan Mamanya barusan membuat Briana Jovanka terkejut, gadis berusia 23 tahun itu, menatap Mamanya, Arum, dengan wajah begitu dekat. Lalu punggung tangan Briana diletakan di kening Mamanya. “Ma! Jangan bercanda deh!” Gelak Briana terdengar paksa. Arum mencibir. “Siapa yang bercanda. Mama mau menikah, dan sudah menjanda selama dua tahun semenjak Papa kamu meninggal. Kali ini suami Mama tampan dan hot.” Ucap Arum mengatakan penuh godaan. Briana hanya mencibir dan tidak peduli Mamanya mau menikah atau tidak. Dan semuanya berawal dari Mamanya menikah dengan lelaki mapan memiliki segalanya. Briana yang iseng diajak oleh temannya untuk mencari Sugar Daddy karena mendapatkan banyak uang. Padahal uang bulanan Briana dari ibunya sudah begitu banyak di transfer setiap bulan, namun rayuan dari temannya menjebak Briana pada… “Ahh… ternyata putri tiriku masih kekurangan uang ternyata.” Jeremy Handsone, lelaki berusia 38 tahun itu menyeringai melihat Briana yang ditemuinya di kamar hotel, setelah ia meminta bertemu dengan perempuan di aplikasi mencari Sugar Baby atau Sugar Daddy. “Dan Papa tiriku masih kurang puas dengan Mamaku.” Ejek Briana. Jeremy tertawa kecil. “Lelaki mana yang puas dengan satu wanita Briana sayang? Tidak ada lelaki puas dengan satu wanita.” “Your Bastard!” “Yes! Baby, kemari puaskan Daddy.” Hubungan itu terlarang itu terjalin, karena keisengan Briana, dan tanpa sadar rasa itu tumbuh dan membuat berbagai masalah dalam hidupnya…
Updated at
Reads
Frans Devaron adalah pria yang hidupnya terlihat sempurna di luar. Di usia tiga puluh tahun, ia sudah mencapai banyak hal yang diimpikan banyak orang: karier yang mapan, kehidupan sosial yang stabil, dan reputasi yang terjaga dengan baik. Namun di balik semua itu, ada sesuatu yang belum pernah ia bayangkan akan mengubah segalanya dengan begitu cepat dan brutal. Ia tidak pernah menyangka bahwa satu malam yang kacau akan menjerumuskannya ke dalam pusaran pernikahan mendadak dengan seorang gadis yang tidak lain adalah adik sahabatnya sendiri, Celine Arsania. Gadis dua puluh tiga tahun menjebaknya dengan mengatakan kalau dirinya akan memerkosa Celine ketika Celine mabuk. Membuat seluruh rumah gempar dan ayah Celine memaksa Frans untuk menikahi Celine. Demi nama baik keluarga Celine dan nama baik Frans juga. Sehingga Frans setuju menikahi Celine. Kehidupan tenang Celine semakin hancur semenjak dirinya menjadi suami Celine. Karena setiap harinya dia harus tahan dengan godaan yang dilakukan oleh gadis kecil itu. *** “Frans! Tidak mau sentuh tubuhku! Aku seksi loh! Ayo! Cepat sentuh aku dan hamili aku!” “Frans! Aku sudah tidak memakai apapun sekarang! Cepatlah puaskan aku dengan milikmu itu!” Frans mengacak rambut. “Gila aku lama-lama menikah denganmu!” Celine tertawa kecil. “Jangan gila! Kamu gilanya sama tubuhku aja. Ayo, suamiku… sentuh aku.”
Updated at
Reads
Mark Haerson lelaki berusia 35 tahun itu berdiri di depan rumah kakaknya dengan wajah datar dan senyuman yang begitu dingin. Dia membunyikan bel berulang kali. Sampai pintu terbuka dengan kasar dan terlihat gadis yang memakai celana pendek dan tanktop menatap garang padanya. Mengganggu ketenangan dirinya. Mark menyeringai, ia tahu siapa gadis ini. Anak kakaknya, Giana Atmaya, gadis berusia 21 tahun yang sering kali diceritakan kakaknya bagaimana nakalnya putrinya ini. Hidup tenang Giana sangat terganggu semenjak kehadiran Mark di rumah orang tuanya. Apalagi lelaki itu tidak tahu sampai kapan berada di rumah orang tuanya. Apalagi dengan tingkah Mark yang begitu mesum dan selalu menggoda dirinya dengan kata-kata tidak pantas. Memang lelaki tua kurang ajar! *** “Cantik, sini usap milik Paman. Lihat dia begitu tegang ketika melihat dirimu.” “Cuih! Aku tidak sudi!” Mark tertawa kecil. “Kau bilang tidak sudi, tapi, aku yakin sekali. Nanti kau akan ketagihan oleh milikku sayang.”
Updated at
Reads
Sarah Adison gadis yang memasuki umur 25 tahun itu memandangi layar ponselnya dengan napas tersengal. Puluhan notifikasi masuk, nyaris semuanya dari nomor tak dikenal—penagih utang yang kini seperti hantu, mengejarnya siang dan malam. Suara notifikasi itu seperti palu godam yang memukul kepalanya, menyisakan sakit yang bukan hanya fisik, tapi juga menghujam sampai ke dasar harga dirinya. Sarah tidak tahu bagaimana caranya dia membayar semua hutang-hutangnya itu. Sampai ia diajak bertemu oleh teman lamanya. Rafael. Sarah bertemu dengan lelaki tersebut di sebuah kafe. Dan menyampaikan tentang dirinya ingin meminjam uang pada Rafael. “Aku ingin meminjam uangmu 700 juta , Raf.” “Sarah! Aku tidak memiliki uang sebanyak itu, bagaimana kalau kau menjadi sugar baby saja.” Sarah mendengar ucapan Rafael awalnya menolak. Dia tidak akan menjadi gundik dari seorang lelaki. Namun hutang-hutangnya mendesak untuk dibayar. Membuat Sarah menerima tawaran Rafael menjadi sugar baby. *** Entah! Benar hidup Sarah sangat sial sekali. Karena dia tidak pernah tahu kalau yang menjadi sugar daddy-nya adalah orang dari masa lalunya— MANTAN KAKAK IPARNYA SENDIRI! Mantan suami kakaknya, Fiona. “Halo, Sarah. Ah! Kau semakin cantik dan seksi saja sayang.” Ucap Kavindra Leonardo, lelaki berumur 33 tahun itu menyeringai melihat tubuh Sarah menegang di depannya. “Kau tidak akan bisa kabur manis, ayo, puaskan sugar daddy-mu ini, ahh… atau bisa dibilang mantan kakak iparmu cantik.”
Updated at
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.