This is the second part of the lighthearted romance between a CEO and a nurse. How would things go now that they finally confessed their love for each other? Would everyone accept their love? Let's all be part of their journey as a couple and be the witness of how they would overcome their trials together until they could finally reach the happy ending that they yearn for. The sweetness and fluff haven't ended yet, brace yourselves for more tooth aching scenes.
This is the first book of the MINE series. A lighthearted romance novel between a CEO and a nurse that you will definitely enjoy as it inspires and motivates you to take a step and be braver. Not to forget the adorable CEO's son that everyone will surely love! Brace yourselves for lots and lots of fluff and sweetness!
"Berhenti!" Pekik Tony ketika melihat si pelaku melarikan diri, kemudian lelaki itu segera mengejarnya. "Daniel! Daniel sadarlah!" Willy nampak kebingungan. Antara segera mengejar atau menguatkan rekannya yang terduduk lemas di atas lantai, meratapi jasad seorang lelaki yang berselimut darah di hadapannya. Lutut Daniel terasa begitu lemas, kedua kakinya tak lagi sanggup menopang tubuhnya. Pistolnya sudah terjun begitu saja dari genggaman, mendarat di atas tanah. Matanya begitu merah dan berkaca. Bibirnya tak mampu mengucap sepatah kata pun. "ARGHH!!" Willy menjambak rambutnya frustasi. Kemudian berlalu meninggalkan Daniel, bergegas memasuki mobilnya untuk melakukan pengejaran. "Tunggu!" Sesosok lelaki berlari ke arah mobil Willy dari dalam gedung. Itu Daniel! "Aku yang menyetir!" Kemudian ia segera melajukan sedan itu dengan kecepatan penuh, hingga ia dapat melihat di depan sana ada mobil Tony juga satu mobil aparat polisi yang masih melakukan pengejaran. Daniel semakin mempercepat laju kendaraannya. Berusaha menyelip di antara mobil-mobil lainnya yang ribut membunyikan klakson. Setelah mobil pelaku terlihat, Willy menampakkan setengah tubuhnya keluar jendela. Menembakkan peluru beberapa kali pada mobil yang ditargetkan, membuat kaca belakangnya hancur dan ban sebelah kanannya pecah. Namun si pelaku justru mempercepat lajunya. Hingga di persimpangan jalan. Sebuah truk besar melaju dengan kecepatan yang tak kalah kencangnya dari arah samping. "Daniel Awas!!" "AAAAARGHHHH" BRAAAK
โอ๊ย!!! จะบ้าตายทำไมต้องมาเกิดเรื่องแบบนี้กับชั้นได้ยังไง ก็แค่ทะเลาะวิวาทแล้วถูกพักการเรียนเป็นเวลาหนึ่งอาทิตย์555(ในเลข5มีน้ำตาซ่อนอยู่) แต่ประเด็นอยู่ที่ฉันไม่มีสิทธิ์สอบนะสิ ฮือออออออ เพราะไอ้รุ่นพี่หลายคนเลยทีเดียวที่ทำให้ชั้นต้องมาซ้ำชั้นและรวมถึงเพื่อนชั้นด้วย โถว สงสารเพื่อนรัก มันเป็นเพราะความเจ้าชู้สินะ กรี๊ดดดด มหาลัยคะ!! งั้นคงต้องไม่มีเงินสนับสนุนมหาลัยเทอมละห้าล้านแล้วล่ะ เซกิคะ! ยกเลิกเงินเดี๋ยวนี้เลย ฉันโกรธ! ฉันเจ็บ! ฉันเบื่อ! แฟนเก่าเฮงซวยย!!!! โอ๊ย!!! นี่มันเรื่องบ้าอะไรอีกวะเนี่ย!! กรี๊ดดดดด!! ฉันกลายเป็นหัวหน้าแก๊งเคนเนดี้ มาเฟียซึ่งอดีตเคยเป็นอันดับหนึ่งของประเทศ อ๊ากกก!! ถ้าเกิดเซกิรู้เรื่องนี้ขึ้นมา ฉันต้องตายแน่ๆ ทำยังไงดีๆๆ ฆ่าตัวตายก่อนดีกว่าความลับต้องมาเปิดเผยดีกว่า ฮือๆๆ ทำยังไงดี!
"ได้เอวา! " พ่อสูดลมหายใจเข้าลึกๆ ก่อนจะพ่นออกมาเหมือนกำลังคิดอะไรอยู่ในหัว "ฉันจะบอกอะไรให้แกฟังนะ" "คุณ....อย่านะคะ" คุณหญิงเกาะแขนพ่ออย่างห้ามปรามเหมือนรู้ว่าพ่อกำลังจะพูดอะไร "แกฆ่าคนตาย" อยู่ๆ ดวงตาของพ่อก็แดงก่ำขึ้นมาเสียดื้อๆ จนทำให้น้ำเสียงแกว่ง "แต่คุณหญิงช่วยแก ทำให้แกรอดคดี" "หนูไม่ได้ฆ่า หนูไม่ได้ทำอะไรทั้งนั้น! พ่อพูดเรื่องอะไร! " ฉันตะโกนบอกอย่างไม่เข้าใจ "แกฆ่าเมียของฉัน! " "...! " "แกฆ่าแม่ตัวเอง จำไม่ได้เหรอเอวา! "
The room was cold but Ariah was feeling hot because of a stranger who was moving up and down above her. Nakapikit ang mga mata niya ngunit gising na gising ang diwa niya sa samo't sarig sensasyon na kanyang nararamdaman ng mga oras na iyon. She was making Love with a Stranger, ad it was supposed to be a one night stand only ngunit muli silang nagkita ng estranghero at mukhang hindi na siya gustong tantanan nito.
Sebuah pintu terbuka, menampilkan sesosok lelaki berbalut jubah hitam panjang baru saja memasuki ruangan bernuansa istana yang sudah tak terurus itu. Ranting pohon tua bertebaran di lantai, pun sosok berjubah hitam itu menatap lurus ke depan, di hadapannya sudah ada enam sosok lainnya yang juga mengenakan jubah hitam persis seperti dirinya, bedanya mereka dilengkapi dengan topeng putih dilapisi emas pada bagian atasnya yang menutupi wajah mereka. Tepat ketika ia melangkahkan kaki ke arah mereka, ke-enam sosok tersebut pun membalikkan badan. Lelaki tersebut tetap melanjutkan langkahnya, memposisikan diri di tengah-tengah mereka. Ia melirik ke arah sosok yang berada di kanan dan kirinya sebelum akhirnya ia mengenakan topeng yang sama, entah sejak kapan topeng putih itu berada di tangan kanannya. "Kau… yang selanjutnya… Darel…" "Kau… yang selanjutnya… Darel…" Suara itu mulai menggema. Lelaki yang baru saja mengenakan topeng itu ternyata Darel. Pun ia memandang ke sekelilingnya. Tak ada siapa pun selain ia dan enam sosok yang bersamanya di sana. Namun suara itu terus menggema dan terdengar semakin keras, anehnya seperti hanya Darel yang dapat mendengarnya, terbukti dengan sosok yang lainnya yang tetap berdiri tenang seakan tak mendengar apa pun. Sementara Darel, ia menutup telinganya dengan kedua tangan. Sebab suara itu benar-benar terdengar semakin memekikkan telinga, kepala Darel terasa berat. Segala sesuatu yang dilihatnya seolah memutar, Darel mulai oleng. BRAAKKK! NGIINNGGGGGGG Pada akhirnya Darel jatuh terkapar di atas lantai dengan telinga yang berdengung, membuatnya semakin menutup telinga dengan kencang. "Kau… yang selanjutnya… Darel…"
"Mungkin… kau dibuat bingung dengan orang yang namanya sama," cakap Aksa sambil mengepalkan tangan, lelaki itu berusaha mati-matian menahan emosi. "Atau… atau dokumennya tertukar!" Sambungnya, dan tanpa aba-aba, Aksa mencob meraih setumpuk dokumen yang berada di atas meja. Namun, tangannya segera ditepis oleh seorang lelaki yang duduk berhadapan dengannya. Lelaki tua dengan berbalut jas putih serta kacamata yang bertengger di hidungnya. "Singkirkan tanganmu!" Perintahnya, "Lagi pula kau tak akan mengerti, ini istrimu!" "Kenapa kau mengatakan semuanya padanya?!" Geram Aksa. "Aku seorang Dokter. Dia butuh waktu untuk bersiap dengan apa yang akan menimpanya." "Kau yakin dengan itu?" "Tentu!" "Benarkah? Sepenuhnya yakin?" Cecar Aksa, bahkan kali ini ia sampai bangkit dari duduknya, mencondongkan diri ke arah sang dokter yang masih terduduk di kursinya. Lelaki sedingin dan seapatis Aksa, kali ini dibuat panik, takut sekigus bingung bukan kepalang. "Jika tak percaya padaku bawa saja ke dokter lain!" Brakkk! Detik berikutnya amarah Aksa tak lagi tertahankan, lelaki itu menggebrak meja serta menyerang dokter yang ada di hadapannya, menarik kerah jas putihnya, menyeret serta membenturkan tubuh sang dokter ke tembok yang ada di belakang. "Kau sudah gila? Ada apa dengan dirimu?!" Geram sang dokter, "ini rumah sakit!" "Apa kau yakin? Kau benar-benar yakin dengan apa yang kau lakukan?!" Cecarnya lagi sembari terus menekan lengan kanannya pada leher sang dokter. Seorang perawat pun dengan sigap menerobos masuk begitu ia mendengar keributan dari dalam ruangan, berusaha melerai dengan menahan tangan Aksa. "Istrinya juga meninggal karena penyakit itu," ujar sang perawat, membuat Aksa lantas tersentak, pun seketika melepaskan cengkramannya dan mundur beberapa langkah. "Dan dia menghabiskan hidupnya untuk meneliti penyakit tersebut." "Terima kenyataannya, kau tidak akan bisa mengubahnya." Kata sang dokter sembari merapikan kembali jas putihnya.
In a world full of uncertainties humans would usually find things to satisfy their fears, wants, love, and even popularity. Madalas naghahanap ang mga tao ng kasagutan sa kanilang mga katanungan. Naghahanap sila ng mabilis na paraan upang makuha nila ang kanilang mga kagustuhan. But how far you can go for the wants of your life? Ano ang kaya mong ibigay? And how far can you give, upang makuha lang buhay na iyong inaasam? Meet "WISH" he was literally Wish himself. He listened to billions of wishes everyday. And grant them, if you are worthy of it. But, this will all be done sa loob ng isang kondisyon. One wish. For something you valued the most. Ito ang kasunduan niya. At madalas binibitawan at kinakalimutan ng mga tao ang higit na mas mahalaga para lang sa pansarili nilang kaligayahan. Until he met Blaize. Lalaking gusto at matagal nang inaasam ang marangyang buhay. Wala man lang pagdadalawang isip nitong ibinayad ang matalik nitong kaibigan para lang sa gusto nitong maabot at makuha sa buhay. He literally gave up his Best Friend and Wish grabbed that opportunity to own Gabrielle. Blaize Best friend. Wish gladly accepted Blaize payment and he thought he can use Gabrielle na ibigay sa kanya ang bagay na matagal na niyang inaasam at hinihintay and that is his FREEDOM. But as time goes by, he found himself in the weirdest situation because of this woman. She was an unpredictable one. Most especially that day, when she promised she would love him, all of him. And she's not gonna change until the day her life will end.
"ถ้าไม่รักรัก รักจะจูบนะ! " "ไม่! " ทันทีที่ได้ยินคำตอบของคนที่นอนอยู่บนตักฉันโน้มใบหน้าลงไปจูบริมฝีปากหนาทันที "ถ้าเฮียไม่รักรัก..รักจะจูบ แต่ถ้าเฮียบอกรักรัก..รักจะหยุด" "ไม่รัก! " "งั้นจูบ! " ฉันบดขยี้ริมฝีปากอีกฝ่ายอย่างมันเขี้ยว กล้าดียังไงถึงปฏิเสธความรักของฉันคนนี้อย่างไร้เยื่อใย! อุตส่าห์ลงทุนจีบมาตั้งสามเดือนกว่าๆ ถ้าเป็นคนอื่นฉันไม่เอาแล้วนะ รู้ไหมว่าฉันต้องอดทนมากขนาดไหนที่จะไม่ขืนใจเขา! "รักไหม? " "ไม่! " เฮียชลปฏิเสธนับครั้งไม่ถ้วนและทุกครั้งที่เขาปฏิเสธออกมาฉันก็จะจูบอย่างที่บอก จูบให้ปากเปื่อยไปเลย จูบจนกว่าเขาจะบอกรักฉัน ถ้าเขาไม่ยอมบอกฉันก็จะจูบอยู่แบบนี้แหละ! เอาให้รู้ว่าฉันทำจริงพูดจริง! "รักไหมอะ" "ไม่! " "แต่รักรักเฮียจริงๆ แล้วนะ" ฉันจูบเฮียชลอีกครั้งอย่างนุ่มนวลที่สุด "บอกรักสักทีเถอะ ปากบวมเจ่อหมดแล้วนะ" "ไม่! " ฉันจะจูบเฮียชลอีกครั้งแต่มันฉุกคิดอะไรออกมาได้ การที่คนคนหนึ่งปฏิเสธออกมาได้นั้น มันต้องออกมาจากใจและเด็ดขาด แต่คนปฏิเสธยอมปล่อยให้ฉันกระทำ...มันใช่เหรอ? มันไม่ย้อนแย้งกับคำพูดเหรอ? "นี่ถ้าไม่เข้าข้างตัวเองมากเกินไป...เฮียปฏิเสธเพื่อจูบรักเหรอ" ฉันก้มลงไปมองก็พบว่าเฮียชลลืมตามาตั้งแต่เมื่อไหร่ก็ไม่รู้ เราสองคนสบตากันอย่างเนิ่นนานก่อนที่เขาจะพูดอะไรบางอย่างออกมาที่ทำเอาฉันเขินแทบบ้า "ไม่! "
รอยยิ้มแสนขมขื่นและเจ็บปวดผุดขึ้นบนใบหน้าของหญิงสาว นางไอโขลกกระอักเลือดออกมาก้อนใหญ่ น้ำตาสีขุ่นไหลอาบแก้มทั้งสองข้างอย่างน่าสงสาร ดวงตาของนางยังคงจ้องเขม็งมาที่เขา มันแข็งกร้าวราวกับหอกแหลมคม หากใช้ฆ่าคนได้หนานหยูเทียนก็คงถูกสายตานางเจาะทะลุจนพรุนไปแล้วทั้งตัว “ตระกูลของข้ารับใช้แผ่นดินนี้มาถึงสามชั่วอายุคนแต่กลับต้องพบจุดจบที่หน้าเศร้าแบบนี้น่ะเหรอ!” เฟิ่งหยินซวงตะโกนออกมาอย่างสุดกลั้น “หนานหยูเทียน! เจ้ามันใจคดไร้ความปราณี! ข้าเฟิ่งหยินซวง บุตรสาวแห่งตระกูลเฟิ่งขอสาบานต่อการตายของข้าว่าจะตามอาฆาตพยาบาท ตามหลอกหลอนเจ้าทั้งกลางวันและกลางคืน ข้าขอสาปแช่งให้ราชวงศ์ของเจ้าล่มสลาย ให้แผ่นดินของเจ้าพังทลายเหมือนที่เจ้าทำกับตระกูลข้า!” สิ้นคำสาปแช่ง เฟิ่งหยินซวงก็กระแทกศีรษะเข้ากับต้นเสาอย่างแรงจนเลือดอาบใบหน้า ปากสั่น ๆ ของนางเม้มแน่นไม่ยอมส่งเสียงร้องออกมา ก่อนจะล้มตัวลงนอนจมกองเลือดไปกับพื้น ชีวิตของนางดับวูบลงท่ามกลางความอยุติธรรม และหากชีวิตหลังความตายมีอยู่จริง เฟิ่งหยินซวงก็ยังยืนยันกับตัวเองว่านางจะไม่มีวันยอมจำนนต่อความเสน่หาจากชายผู้โหดเหี้ยมและชั่วร้ายคนนี้อีกต่อไป
Bagaimana jadinya jika kalian hidup di tahun 2083? Tahun-tahun yang terasa seperti neraka. Bahkan mungkin inilah akhir dari peradaban manusia, terdengar seperti sedikit dilebihkan, tapi begitulah kenyataannya. Pepohonan sudah menjadi sangat langka, langit biru telah digantikan dengan warna merah efek radiasi. Setelah air menjadi barang mewah dan sulit didapat, kini tiap oksigen yang dihirup pun harus dibayar. Entah matahari yang mengganas atau bumi yang melemah, yang jelas, ini adalah mimpi buruk bagi seluruh penduduk bumi. Saka Amalta, remaja 18 tahun harus kembali ke masa lalu dengan kapsul waktu demi mengubah keadaan di tahun 2083 ini. Lantas mampukah Saka meyakinkan mereka yang hidup di masa lalu? Mampukah Saka, mengubah semuanya?
V, a former assassin in her previous life, was reborn in the body of a young peasant girl from a story she stumbled upon in Dreame app. Knowing what predicament she was under and what was about to unfold as the "story" went, she decided to take matters into her own hands. Little did she knrw and anticipated, a simple and rookie mistake dragged her even further into the rabbit hole. A single mistake turned into a series of deadly f**k ups which she knew will change the story's conclusion. There she was, naked, sore, undoubtedly "filled" and caged into the arms of the man she seduced into bed as was the plan All she would have to do was lure, marry him and run into the sunset and her happy and stress free life would be set in stone. Only to find out the man she lured was the one person in that life she MUST NEVER meet in the story. The man that was destined to be her enemy and her killer in the story, with his golden hair, red eyes and predatory fang-fillef smile, now held her oh so tightly! Vampire Overlord Levi set his eyes on her and who knew what the f**k he was thinking! Oh, how f****d she was in every sense of the word. English-Tagalog SPG 18, Rated-X Gore, Violence, s****l Content Genre: Fantasy, Vampire, Werewolf, Magic and Enchantments
Emily Morrison una persona no muy sociable, con un un trabajo considerablemente bueno podría decirse, con una vida regular como toda persona de 25 años. Héctor Derricks una persona enferma mentalmente, con una reputación muy mala en los trabajos que había tenido, escapó de la cárcel para cometer una venganza que se supone había quedado en el pasado Un día cuando Emily estaba trabajando, tuvo un encuentro inesperado con Héctor causando en el chico una obsesión imparable que destruirá todo a su paso inclusive a el mismo.....
Mungkin mimpi yang ku alami ini memang tak wajar, bagaimana mungkin setiap malam aku hanya memimpikan laki-laki si pemilik rumah pohon yang bagiku cukup tampan namun sayang dia tak pernah bisa kuajak kedunia ku yang sesungguhnya, dia hanya setia menungguku terlelap hingga aku sampai di sebuah danau di dekat rumah pohon nya & dia akan menungguku disana. Namanya Reka, dia memang seumuran ku bahkan kita lahir pada hari yang sama. Sempat aku menganggap ini semua hanya bunga tidur belaka, aku mulai percaya ketika ia memberikan aku sebuah anting dengan batu permata berwarna biru yang hanya ia berikan satu buah saja dan satu nya lagi di simpan oleh nya. Keesokan harinya di pagi hari ketika aku membuka mata & jelas aku langsung terkejut ketika melihat sebuah anting berada di genggaman tangan ku. Ini bukan mimpi biasa... Kenyataan hidupku tak seindah mimpiku, selama hidup aku tak pernah benar-benar bisa merasakan mencintai & dicintai hingga aku bertemu dengan nya, segalanya berubah
Tag-Lish (Mostly English Narrated) After leading her army against demons and devils, Valistiria was defeated and killed in battle. As darkness enveloped her being, a voice was heard from within the void. Then just as she thought the end had come, she suddenly woke up dressed in rags and poor quality garments. What she saw was the inside of a carriage full of other mundanes... and her loving mother who died years ago. As it dawned on her, she traveled back in time during one of her and her mother's travels around the kingdom. Her mother's alive! What seemed to be a good news immediately turned into a dilemma as she remembered that exact day and what was about to happen... or what had happened in her previous life. Powerless and without her former influence, she vowed to protect the ones she lost in her previous life as well as to prepare and lead the world against its impending doom... once more. - - - - - - - Tag-Lish Mature Contents! Beware! Mature, Gore, Fantasy, Vampire, Werewolves, Monsters, Kingdoms, Knights, Kings Gods, Demons, Devils.
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.